Home » Artikel » Daging Ayam Kampung Lebih Sehat, Ini Faktanya

Daging Ayam Kampung Lebih Sehat, Ini Faktanya

by | Mar 8, 2021 | Artikel

Sumber protein baik bisa Anda dapatkan melalui konsumsi daging ayam. Namun daging ayam memiliki kadar gizi yang berbeda – beda. Daging ayam kampung lebih sehat dari daging ayam biasa. Mengapa? Simak pembahasan selengkapnya berikut ini. 

Ayam Kampung Tumbuh Secara Natural

Pemeliharaan ayam kampung jelas berbeda dengan ayam negeri. Insting ayam sebenarnya berkeliaran kesana kemari, berlari – lari, mematuk – matuk, dan menguasai daerah tempat tinggalnya. Insting ayam yang demikian tersalurkan dalam tubuh ayam kampung, karena pemeliharaannya tidak selamanya dalam kandang. Ayam dibiarkan lepas beberapa waktu. 

1. Ayam Kampung Hidup Bebas

Ayam kampung dibebaskan mencari makanan sendiri sebagaimana instingnya. Peternak membantu memberikan pakan seperti nasi kering. Tidak ada suntikan hormon dan lainnya pada ayam kampung. Hal ini membuat ayam kampung lebih sehat karena kandungan lemaknya yang tidak tinggi. 

2. FCR yang Lebih Tinggi

Karena ayam kampung lebih banyak berjalan maka unggas ini memiliki Food Convertion Rasio (FCR) yang lebih tinggi. FCR berarti ayam ini membutuhkan lebih banyak makanan untuk diolah menjadi daging. Ini pula yang biasanya membuat ayam kampung berharga lebih mahal dari ayam biasa. 

3. Tumbuh Secara Alami

Ayam kampung tumbuh secara alami. Ayam ini baru bisa dipanen setelah enam bulan. Tidak seperti ayam negeri yang sudah bisa dipanen 3 bulan bahkan kurang. Suntikan hormon membuat ayam negeri tumbuh dan berkembang lebih cepat. 

Ayam Rendah Lemak

Ayam Kampung memiliki kandungan gizi yang kaya berupa kalsium, fosfor, zat besi, dan beberapa vitamin A dan vitamin B1. Lemak pada ayam kampung tidak sebanyak ayam negeri. Jika dimasak dengan kulit, maka kandungan lemaknya memiliki 50 kalori lebih besar. Perawatan ayam negeri yang disuntik hormon membuat manfaat kesehatan jenis ayam ini diragukan. 

Tidak Ada Suntik Hormon 

Sebenarnya suntik hormon dan antibiotik pada ayam memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Hormon steroid seperti esterogen, progesteron, dan testosteron yang diberikan kepada ayam juga berdampak pada kesehatan reproduksi manusia. 

Efek dari mengkonsumsi ayam yang disuntik adalah mempercepat pubertas pada anak perempuan. Sementara pada wanita dewasa akan meningkatkan risiko kanker payudara. Pria dewasa yang mengkonsumsi daging suntik hormon juga akan mengalami risiko kanker prostat lebih besar.

Pelarangan Suntik Hormon di Indonesia 

Saat ini sebenarnya penyuntikkan horman pada unggas sudah dilarang di Indonesia. Namun pada prakteknya masih banyak para peternak yang menyuntikkan hormon pada ayam negeri. Beralih dari ayam kampung ke ayam negeri merupakan pilihan tepat untuk mendapatkan pola hidup lebih sehat.

Ayam kampung lebih sehat sebab pemeliharaannya tidak dibarengi dengan bahan – bahan kimia yang masuk ke dalam tubuhnya. Daging ayam kampung yang diternak secara alami pun menghasilkan daging yang lebih lezat karena ayam terhindar dari stress di peternakan.

Daging Ayam Kampung

Untuk membedakannya dengan daging ayam lainnya, daging ayam kampung berwarna lebih coklat dan lebih alot. Tekstur alot pada ayam kampung menandakan bahwa terdapat banyak tumpukkan daging di dalam tubuhnya. Sehingga daging ini tidak akan menyusut atau lebih kecil saat dimasak. 

Warna Kulit Ayam Kampung

Sementara dari segi warna kulit, ayam kampung memiliki kulit berwarna kekuning – kuningan, tidak mudah sobek saat disentuh, dan cenderung lebih alot bahkan keras. Sementara warna dagingnya cenderung kemerah – merahan dan sama alotnya dengan kulitnya. Jika dagingnya Anda sentuh akan kembali seperti semula.

Postur Tubuh Ayam Kampung

Dari segi bentuk tubuh, ayam kampung memiliki tulang yang lebih panjang. Warna dagingnya kurang cerah dibandingkan dengan ayam negeri. Dengan daging yang keras dan tulang yang keras, Anda memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memasak. Namun hal tersebut sebanding dengan gizi yang didapatkan dari ayam tersebut.

Rasa Daging lebih Gurih

Rasa daging ayam kampung lebih gurih. Rasa gurih itu dihasilkan dari zat besi yang berasal dari kandungan hemoglobin yang lebih banyak dalam sel darah merahnya. Lebih dari itu kaldu dari daging ayam kampung lebih nikmat. Cobalah rasakan air hasil rebusan ayam kampung, dijamin Anda akan ketagihan mencicipinya. Lagi – lagi hal ini disebabkan karena ketiadaan kandungan obat – obatan dan pestisida pada ayam kampung. 

Daging ayam kampung mengandung 246 kkal setiap 100 gramnya. Selain itu ada sekitar 37,9 protein dan 9 gram lemak. Tak ketinggalan kandungan zat besi yang pastinya ada dalam daging ayam kampung.  

Manfaat Daging Ayam Kampung Bagi Kesehatan

Rasanya yang gurih membuat ayam kampung cocok dijadikan hidangan penambah nafsu makan. Dalam hal rasa, ayam kampung lebih menggoda saat diolah menjadi ayam bakar, ayam goreng, ataupun kari ayam. 

1. Merangsang Pertumbuhan Anak

Ayam kampung sangat baik untuk merangsang tumbuh-kembang kesehatan anak. Hal itu dikarenakan ayam kampung dapat merangsang pertumbuhan kekuatan tulang anak. Si kecil akan lebih tinggi akibat gizi dari ayam kampung untuk pertumbuhan tulang kaki. 

Selain menguatkan tulang, kandungan protein hewani pada ayam kampung sangat baik untuk berat badan si kecil yang dapat merangsang berat badannya dengan baik. 

2. Rendah Kolesterol

Bagi Anda yang sangat memperhatikan makanan berkolesterol rendah, tidak heran ayam kampung menjadi pilihan terbaik untuk Anda. Kandungan lemak yang dikit pada ayam kampung dapat mengontrol kadar kolesterol dalam darah Anda. 

3. Sistem Imunitas Baik

Manfaat kesehatan lainnya yang ditawarkan ayam kampung adalah sistem imunitas yang kuat. Kekuatan imunitas ini dihasilkan dari kandungan mineral yang cukup berlimpah pada ayam kampung sehingga membantu manusia meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. 

4. Dianjurkan Bagi Penderita Anemia

Ayam kampung sangat dianjurkan untuk penderita Anemia. Kandungan zat besi yang tinggi membantu Anda meningkatkan produksi sel darah merah. 

Anda pun tidak perlu khawatir dengan kandungan toksin pada ayam kampung. Pemberian vaksin dan obat-obatan berbahan kimia pada ayam negeri tidak Anda jumpai pada ayam kampung. Ayam kampung tidak membutuhkan suntikan hormon, pestisida, dan antibiotik untuk melawan kuman. Ayam kampung memiliki kekebalan tubuh tersendiri yang lebih tangguh. 

Ayam Kampung Pilihan

Ayam kampung memang memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan karena perawatannya yang lebih alami. Bagaimana menurut Anda jika ayam kampung diolah lebih baik lagi dan sehat? Tentunya ayam kampung tersebut akan menjadi ayam kampung pilihan untuk menunjang gaya hidup sehat Anda. Hal tersebutlah yang diusung oleh ayam kampung Natural Poultry. 

Dengan mengandalkan ayam di penangkaran yang organik, ayam kampung Natural Poultry juga diberi bahan pakan herbal yang sehat. Ayam Natural Poultry mengonsumsi 11 ramuan herbal seperti kunyit, kencur, jahe, temulawak, sambiloto, bawang putih dan lainnya. Hal ini diupayakan agar kandungan lemak ayam kampung hanya sebesar 9,15 persen saja. Karena kandungan lemaknya rendah, tentu kandungan kolesterolnya juga rendah. 

Singkatnya, ayam kampung pilihan dari Natural Poultry lebih sehat, rendah lemak. 

0 Comments